Bagikan Juga!!

A.Tulisan Objektif Artikel Populer

Berita dan feature merupakan informasi yang lebih banyak ditulis oleh mereka yang berprofesi sebagai wartawan, baik wartawan media masssa maupun lembaga internal. Kedua bentuk informasi itu ditulis untuk memberikan wawasan kepada pembaca tentang suatu kejadian . Berbeda dengan artikel yang ditulis untuk berbagi pengalaman, pengetahuan, dan daya nalar penulisnya.

Artikel yang juga disebut sebagai artikel populer merupakan tulisan yang mengupas ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan, keamanan, ilmu pengetahuan, dan teknologi yang sedang hangat, dan menjadi perhatian masyarakat. Tulisan itu tidak berhenti untuk memberitahukan tentang kejadian dan informasi seputar peristiwa itu, tetapi disertai dengan pembahasan secara objektif dari penulis.

Objektivitas pembahasan dapat didasarkan pada pendapat ahli, pakar atau praktisi, konsep, teori ilmu pengetahuan, atau cara berpikir yang logis, hasil pengamatan, pengalaman empiris, penelitian, atau kajian. Jadi pembahasan tidak hanya sekedar mengungkap opini atau pendapat pribadi penulis dengan sudut pandang yang terbatas.

Artikel digunakan untuk mengungkapkan pemikiran pemikiran , pandangan pandangan, gagasan-gagasan secara objektif dari penulisnya. Dapat juga dikatakan bahwa artikel adalah bentuk tulisan semi ilmiah.

Oleh karena artikel tidak sekedar memberi informasi tentang suatu kejadian seperti berita, maka artikel tidak cepat basi. Artikel tidak hanya berisi informasi untuk sekedar diketahui, tetapi informasi tersebut dapat digunakan sebagai dasar berpikir dan bertindak dalam menghadapi suatu persoalan.

B. Struktur Penulisan Artikel Populer

Artikel memiliki struktur penulisan yang berbeda dengan berita dan opini. Struktur penulisan artikel terbilang lebih lengkap dan lebih objektif dibandingkan opini yang lebih menekankan pada pendapat pribadi penulis.

Tulisan artikel terdiri dari judul, pendahuluan, penyajian masalah, pembahasan atau uraian, dan penutup atau kesimpulan.Meski disebut tulisan yang lengkap, tetapi dari struktur tersebut tampak bahwa artikel masih lebih sederhana dibandingkan dengan artikel ilmiah.

Judul artikel dapat ditulis dengan bahasa populer.Sebaiknya judul tidak lebih dari 8 kata, agar mudah untuk dipahami oleh pembaca. Disamping itu, judul yang panjang akan memberikan kesan bahwa muatan isinya bersifat ilmiah akademis. Meski dianjurkan tidak lebih dari 8 kata, tetapi judul harus dapat menggambarkan persoalan yang dibahas oleh penulis.

Pendahuluan ditulis untuk menggambarkan fenomena yang sedang berkembang,ruang linkup permasalahan,dan alasan objektif dari pemilihan persoalan yang akan diamati atau diteliti.Setelah menggambarkan hal itu, maka penulis dapat menetukan dan membatasi permasalahan yang akan dibahas.Permasalahan disajikan secara lugas dan sederhana agar pembaca memahami dengan baik dan jelas fokus pembahasan yang akan dilakukan oleh penulis. Batasan masalah perlu diperjelas, agar persoalan tidak terlalu luas ruang lingkupnya,sehingga sulit untuk diurai dan dibahas.

Pembahasan diharapkan laungsung mengarah kepokok pembahasan.Penulis dapat segera menerapkan logika berpikirnya dengan dukungan konsep , teori, pendapat para pakar ataupun pengalaman empiris. Saat menyusun pembahasan,penulis perlu untuk merancang sistematika tulisannya agar informasi yang tersaji secara terurut. Penulis harus bisa mengontrol gagasan untuk mengupas, mengurai dan memecahkan persoalan.

Penulis dapat mencurahkan pemikiran,pendapat dan mengungkap sejumlah referensi yang mendasari cara penguraian masalah dan penyimpulan upaya pemecahan masalah .Ruang tulisan artikel tersedia lebih panjang dari opini atau berita, tetapi penulis tetap harus menjaga agar tulisannya tidak bertele tele.

Dibagian akhir,penulis perlu membuat kesimpulan pembahasan untuk menegaskan hasil permasalahan masalah yang telah dilakukannya serta pokok pokok gagasan yang penting untuk diperhatikan pembaca.

C.Karakter Tulisan Artikel populer

Artikel ditulis dengan bahasa sehari hari,hingga materi yang tersaji lebih mudah dipahami oleh pembaca dari semua kalangan, meskipun artikel tersebut tentangpersoalan dan pembahasan dari sudut pandang ilmiah.Karakter artikel yang lain tampak pada bagian pembahasan yang menyajikan logika berpikir yang dipengaruhi oleh pendapat ahli atau hasil dari penelitian. Meskipun pembahasan dilakukan secara objektif, tetapi pemuatan kutipan kutipan atau istilah istilah asing dibatasi.

D.  Yang Menjadi Penulis Artikel

Secara umum, semua orang dapat menulis artikel. Lewat artikel penulis dapat memberikan solusi, wawasan, atau menularkan cara berpikir, serta menyakinkan masyarakat terhadap suatu persoalan yang sedang terjadi. Namun, saat ini penulis artikel masih didominasi oleh kalangan akdemis, karena mereka telah terbiasa untuk mengupas permasalahan dan menyajikannya dengan struktur semi ilmiah. Selain itu, akademis memiliki pola berpikir logis dan sistematis untuk mengurai persoalan secara berturut.

Dominasi akademis dalam penyusunan artikel jangan menyurutkan langkah setiap orang yang ingin menulis, karena tehnik penulisan artikel dapat dipelajari, baik secara otoditak, maupun secara terbimbing.



Artikel Menarik : CARA PEMASANGAN INFUS UNTUK KESEHATAN PASIEN






 
Top