Bagikan Juga!!



MANAJEMEN DAN TEHNIS SISTEM PENANGGULANGAN GAWAT DARURAT TERPADU

Kegawat daruratan adalah suatu keadaan yang menimpa seseorang yang dapat menimbulkan proses ancaman jiwa, dalam arti perlu pertolongan tepat, cermat dan cepat bila tidak maka seseorang tersebut bisa meninggal atau cacat.
Kegawatdaruratan ini bisa terjadi dimana saja, kapan saja dan pada siapa saja baik pada keadaan sehari hari atau pada keadaan musibah massa dan bencana.
Saat ini perkembangan teknologi ,industri serta seiring dengan kepadatan penduduk maka angkq kegawatdaruratan ini meningkat dengan cepat. Hal ini dapat dilihat dari data yang diperoleh dari kepolisian RI dimana pada tahun 2003 angka kecelakaan lalu lintas mencapai 13.339 dengan angka kematian  34,32% sementara pada tahun 2005 sebanyak 20.623 dengan angka kematian 39,91%.
SPGT
SPGT adalah sebuah sistem yang merupakan koordinasi berbagai unit kerja (multi sektor) dan diduking berbagai kegiatan profesi untuk menyelenggarakan pelayanan terpadu bagi penderita gawat darurat .
Latar belakang dari lahirnya sistem ini adalah karena meningkatnya kejadian kegawat daruratan pada saat itu terutama karena kejadian konflik yang berkepanjangan.
Prinsip kerja pra rumah sakit diantaranya :
1. Waktu singkat dan respon time yang tepat
2. pertolongan pertama dilapangan
3. Evakuasi medis yang cepat.


Hidup adalah anugrah, banyak hal dalam hidup ini yang harus kita lalui. Kadang kala semua itu buat kita lemah,jenuh bahkan putus asa. Ada baiknya kita hibur diri dan pikiran dengan alunan music sambil baca artikel ini. Jika sobat setuju klik play pada video berikut. Terima kasih...!!!




PRINSIP PERAWATAN GAWAT DARURAT PRA RUMAH SAKIT.

Keberhasilan penanganan korban gawat darurat ini tentunya tidak hanya ditentukan saat korban tiba di RS tapi juga ditentukan oleh penanganan yang optimal di pra rimah sakit, salah satu komponen yang sangat berpengaruh adalah alat transportasi ambulans.

KOMPONEN YANG TERGABUNG DALAM SPGT

1.Orang Awam
Idealnya orang awam seharusnya mendapat pelatihan pertolongan pertama yang cukup sehingga memungkinkan mereka bisa menolong setiap orang yang terluka atau menderita episode akut yang mengancam jiwa.
2.Akses
Akses merupakan faktor yang paling penting dalam sistem ini, seberapa baiknya sistem tersebut, jika tidak bisa diakses oleh masyarakat ,maka sistem tersebut tidak ada gunanya. Akses yang digunakan sebaiknya yang mudah diingat dan bebas biaya.
3.Awam Khusus
Awam khusus adalah petugas yang siap ada di jalan dan di gedung gedung umum  seperti pemadam kebakaran,polisi,PMI, dan pramuka terlatih.
4.Ambulans Pra RS
Ambulan banyak dimiliki oleh berbagai instansi kesehatan diindonesia, pemadam kebakaran,polisi dan satpam. Ambulans ini bisa diorganisir menjadi layaman medis gawat darurat terpadu pra rumsh sakit.
5.Rumah sakit adalah bagian yang tidak dapat dipisahkan dari sistem gawat darurat terpadu terutama yang paling berperan penting adalah unit gawat darurat, apabila sudah terbentuk suatu sistem yang baik dalam suatu unit gawat darurat trrpadu akan berjalan.
6.Perencanaan dan pelatihan bencana
Perlu adanya kematangan perencanaan dalam menghadapi suatu bencama dan juga diperlukan dukungan dari berbagai unit atau instansi yang berkaitan agar sistem gawat darurat terpadu dapat terbentuk dan berjalan dengam baik dan berhasil.
Ambulans Gawat Darurat (AGD) dibagi menjadi 2 macam yaitu :
1.Ambulans Basic
Mempunyai kemampuan menanggulangi airway , breathing, circulasi dan dilengkapi dengan alat alat ekstrikasi, fiksasi, stabilisasi, dan transportasi.
2.Ambulans Paramedik
Mempunyai kemampuwn !enanggulangi airway, breathing, circulasi, dan disability serta tindakan invasif dan dilengkapi dengan alat alat ekstriksi, fiksasi, stabilisasi, dan transportasi.


Mau Dapat Uang Saat Internetan, Tanpa Modal Dan Bukan Tipu-Tipu : Klik Disini


 
Top