Bagikan Juga!!

Fakfak, Jubi – Pasokan listrik di Kabupaten Fakfak, Papua Bara belum normal hingga menyebabkan pemadaman.
“Daya listrik saat ini pas-pasan. Hal ini karena rusaknya mesin pembangkit P3 dan Mbiah Pohi,” kata Manager Rayon PLN Kabupaten Fakfak, Simon Rumbino ketika ditemui Jubi, Jumat (1/4/2016).
Dari empat genset milik PD Mbiah Pohi dengan daya masing-masing genset sebesar 500 Kw, 1 genset rusak parah sehingga masih dalam pembongkaran dan 1 genset hanya bisa dimanfaatkan maksimal 50% daya. Maka praktis genset Mbiah Pohi hanya mampu menyuplai 1.250 Kw.

Sedangkan dari 6 genset milik P3 yang disewa PLN, 1 genset mengalami kerusakan, sehingga menyisakan 5 genset yang masih beroperasi, itupun 1 genset hanya mampu menyumbang 50% daya.
“Saat ini sebenarnya tidak ada pemadaman berrgilir, sebab pembangkit PLTA masih tersuplai air dengan cukup. Pemadaman baru dilaksanakan bila air untuk menggerakkan mesin pembangkit, kurang,” katanya.
Ia mengatakan pada Jumat (31/3/2016) terjadi pemadaman karena kabel tanah di PLTD Kebun Kapas jebol.
“Kabel di atas Kodim yang menuju seberang mengalami gangguan sehingga menyebabkan kebakaran. Bahkan salah satu rumah, tiangnya turut terbakar. Karena peristiwa yang terjadi pada 24 Maret lalu itu, rupanya menyebabkan kabel tanah kami rusak,” ujarnya.
Ia mengakui pihaknya masih menyambung secara darurat, menunggu kabel pengganti dari Sorong.
“Makanya, pemadaman listrik bisa terjadi sewaktu-waktu,” katanya.
Pada pelaksanaan serah terima jabatan penjabat bupati kepada bupati dan wakil bupati Fakfak periode 2016 – 2021, Kamis (31/3/2016) disediakan genset untuk mengantisipasi pemadaman listrik. (Niko MB)
 
Top