Bagikan Juga!!

Foto:facebook Abas Rohrohmana sedang membakar bedera bintag kejora fakfak Papua Barat
Fakfakstar.com Berprestasi tanpa narkoba itu  pesan  Erol Iba mantan pemain  persipura asal kota Fakfak yang terpajang berdekatan dengan  Pasar Tambaruni tempat Bendera Bintang Kejora di bakar oleh segelintir orang di bawah pengaruh minuman beral kohol tanpa mengindahkan pesan kakak Erol juga  Peraturan  Daeah (PERDA) nomor dua tahun 2008 Tentang Miras  yang berlaku di kabupaten fakfak, selasa/31/05/2016

Dalam orasi ketua Barisan Merah Putih yang dikelilingi pekerja seks komersial (PSK), kuli bangunan dan beberapa orang yang di paksa ikut dalam aksi penolakan KNPB dan antek - anteknya mengatakan :

“Memperjuangkan kembalinya Irian Barat ke pangkuan NKRI merupakan perjuangan yang panjang dan sebuah pengorbanan yang luar biasa. Kita jangan mau dihasut dan dibohongi oleh pihak luar, yang meninabobokkan kita dengan mimpi-mimpi belaka. Kemerdekaan yang dinikmati saat ini adalah kemerdekaan yang sesungguhnya,” jelas Jafar rumoni sebagaimana yang di laporkan infofakfak.com
Pekerja Seks Komersial (PSK) yang di wawancarai oleh Fakfakstar.com mengatakan kalau mereka datang kesini di suruh oleh majikan.
“kami kesini disuruh majikan katanya hari ini kami bantu majikan untuk mempermudah perijinan biar kami bisa tetap bekerja di Fakfak”  kata Lili 25 tahun asal pula Jawa yang tidak mengerti dengan kegiatan yang diikutnya

“Bubarkan KNPB dan antek-anteknya!” seru Arsyad Wagap. Yang di ketahu sebagai pengusaha Bar di Kabupaten Fakfak
Pantaun Fakfakstar.com aksi ini mendapat makian dari sejumlah pembeli dan penjual yang berada di pasar Tambaruni Fakfak yang tidak simpati terhadap aksi ini (NenStar/fakfakstar.com)
 
Top