Bagikan Juga!!

Direktur Eksekutif, Lembaga Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari, Yan Cristian Warinusy
MANOKWARI,-Lembaga Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari telah menerima laporan tentang dugaan telah terjadinya tindakan melawan hukum berbentuk penganiayaan dan kekerasan terhadap korban anak-anak usia belasan tahun di Mapolres Fakfak, pada Senin (2/5) lalu. Ini  dikatakan Direktur Eksekutif, Lembaga Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari, Yan Cristian Warinusy kepada wartaplus.com, Rabu (18/5) sore.
Diduga pelakunya dalah beberapa oknum anggota polisi dari Polres Fakfak yang hingga saat ini belum diketahui identitas lengkapnya oleh para korban maupun keluarganya.

“Para saksi korban ini masing-masing adalah Darwin Bahamba (14), Hiskia Hindom (11), Thomas Mury (15) dan Wens Marwenya Muri (16 tahun). Menurut keterangan keempat korban ini bahwa mereka masing-masing sempat mengalami penganiayaan berbentuk seperti ditempeleng di pipi kanan dan kiri, dikutik telinganya pakai jari tangan pelaku, disulut dengan api rokok, ditendang di tulang kering kaki kiri dan kanan serta dipukul pakai tangan terkepal oleh oknum-oknum anggota Polsek Fakfak tersebut, “ujar Warinusy

Berkenaan dengan itu, para pelakunya tersebut harus diungkap dengan metode penyelidikan kriminal dan diteruskan dengan penyelidikan menurut versi hak asasi manusia

Dikatakan, kejadian tersebut benar-benar sangat mencoreng wibawa penegakan hukum dan perlindungan hak asasi manusia di Indonesia, khususnya di Tanah Papua. “Apalagi tindakan melawan hukum tersebut nyata-nyata dilakukan oleh oknum-oknum anggota polisi dari Polres Fakfak yang seharusnya menjadi pelindung rakyatnya sendiri,”ujarnya.

Berkenaan dengan itu, LP3BH Manokwari mendesak Kapolda Papua Barat untuk segera dalam waktu 1 kali 24 jam segera memanggil dan meminta keterangan Kapores Fakfak dan oknum-oknum anggotanya yang diduga keras terlibat bersama Thomas Baru, dkk. Sekaligus serta menindak-lanjuti dengan memproses hukum anggota-anggota Polres tersebut hingga mendapat hukuman/pidana yang setimpal dengan perbuatannya. [Roberth]
 
Top