Bagikan Juga!!

Kantor MRP di Kotaraja Jayapura-Jubi-Ist
Jayapura, Jubi- Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Hery Dosinaen menyatakan masa bakti Majelis Rakyat Papua (MRP) diperpanjang hingga tiga bulan ke depan.
“Perpanjangan waktu hingga tiga bulan ke depan ini bertujuan untuk menyelesaikan rekruitmen 14 kursi Otonomi Khusus (Otsus) di Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP),” katanya di Jayapura, Selasa.
Menurut Hery, seharusnya masa kerja MRP telah berakhir pada 12 April 2016, namun karena pertimbangan rekruitmen 14 kursi anggota DPRP sehingga diperpanjang hingga tiga bulan ke depan.
“MRP Papua Barat juga diperpanjang selama tujuh bulan, karena Papua Barat akan menggelar Pilkada Gubernur pada 2017, dan tugas tugas pokok serta fungsi anggota MRP adalah menyeleksi keaslian orang asli Papua terhadap kandidat gubernur dan wakil gubernur,” ujarnya.
Terkait desakan DPRP agar pemerintah segera membentuk panitia seleksi (Pansel) MRP, ia mengatakan, pemerintah lebih dulu akan membuat regulasi untuk membentuk pansel.
“Tapi fokus pemerintah sekarang adalah menyelesaikan 14 kursi DPRP untuk Orang Asli Papua,” katanya lagi.
Dia menambahkan pihaknya belum sampai pada membentuk pansel, namun lebih fokus untuk menyelesaikan 14 kursi DPRP melalui jalur Otsus Papua.
Sebelumnya, Anggota Komisi 1 DPRP Emus Gwijangge mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua membentuk Pansel MRP Legislator Papua, Emus Gwijangge menyatakan tak ada alasan yang tepat untuk menunda proses rekrutmen anggota Majelis Rakyat Papua (MRP).
Anggota Komisi I Bidang Pemerintahan, Politik, Hukum dan HAM itu mengatakan, masa bakti anggota MRP periode sebelumnya sudah berakhir sejak April 2016 lalu. Jika tak segera dilakukan rekrutmen, akan terjadi kekosongan di lembaga itu.
“Kemungkinan dalam waktu dekat Badan Legislasi (Baleg) DPR Papua akan segera membahasnya untuk mencari solusi,” kata Emus yang juga anggota Baleg DPR Papua.(*)
 
Top