Bagikan Juga!!


Foto  Aksi Demai Penolakan KNBP oleh barisan merah putih 
Fakfakstar.com  Pekerja sex komersiaL (PSK) ini selain melayani pelangan  ikut juga  membela Negara dari ancaman pemisahan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang semakin tajam di dunia internasional oleh lembaga perlawanan resmi bangsa papua The United Liberation Movement for West Papua - ULMWP yang mendapat status observe pada Melanesia Spearhead Group (MSG) selasa Fakfak 31/05/2016

Dalam keadaan mabuk satu dari lima Orang asli papua yang di kelilingi PSK dan pekerja bangunan  membakar bendera sebagai bentuk protes mereka kepada keberadaan Komite Nasional Papua Barat (KNPB)  dan antek antek sebagaiman yang di bacakan dalam pernyataan sikap kelima orang ini

kamu punya pepe sudah tra lakuka, tra cukup ka kamu bawa penyakit ADIS, jadi sekarang komong bakar bendera bintang kejora, kamu pikir Bendera itu sama harganya dengan kamu punya pepe ka,anjing  kamu lima macam trada pekerjaan lainka, kasihan kamu lima, trabaca berita kalau Papua merdeka  sudah menjadi isu internasional” marah-marah salah satu penjual di  pasar tumburuni di ketahuai bernama “mince” yang tidak tega melihat bendera bintang kejora di bakar

Sementara itu pemimpin The United Liberation Movement for West Papua – ULMWP wilaya fakfak yang di hubungi via telpon  mengataka, Indonesia Negara demokrasi sehinga semua orang memiliki hak yang sama untuk menyapaikan pendapat di depan umum

“saya pikir pemahaman demokrasi di sertai nilai-nilai  kearifan lokal di kabupaten fakfak telah membuat masyarakat makin mengerti apa yang di perjuangkan oleh bangsa papua yang mendiami  fakfak” tegas Apnel Hegemur

Lebih lanjut Hegemur mengatakan  papua merdeka milik  semua orang yang mendiami tanah papua dengan hati tampa memandang suku, agama, status sosial, pekerjaan TNI atau POLRI papua merdeka milik kita semua jadi tidak usah terpengaruh dengan isu-isu yang menyesatkan (NenStar/fakfakstar.com)
 
Top