Bagikan Juga!!

Foto sumber mediapapua. com.

FAKFAK- Kapolres Fakfak, AKBP. Ahmad Ghasali, SH, mengatakan, penangkapan anggota KPK Gadungan yang berinisial JCD beberapa waktu lalu di Fakfak, kini kasusnya masih dalam  pemeriksaan salah satu saksi tambahan. 
Pemeriksaan saksi tambahan yang dilakukan penyidik Polres Fakfak sesuai dengan permintaan JPU yang menangani kasus anggota KPK gadungan tersebut, tutur Kapolres Fakfak, AKBP. Ahmad Ghazali, SIK, kepada Radar  Sorong.

Kata Kapolres saksi tambahan yang diminta JPU untuk diperiksa dalam berkas perkara P. 19 adalah salah satu oknum anggota yang diduga ikut membantu anggota KPK gadungan tersebut dalammelakukan aksi penipuannya di Fakfak. Lebih lanjut menurut, Kapolres Fakfak, AKBP. Ahmad Ghazali, SIK, setelah pemberkasan saksi tambahan sesuai dengan petunjuk JPU maka berkas perkara anggota KPK gadungan akan segera dilakukan pelimpahan tahap 1 (satu) ke Kejaksaan Negeri Fakfak.  
Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum ((JPU), Dicky Ferdiansyah, SH, yang dihubungi Radar Sorong, di Kejaksaan Negeri Fakfak,  membenarkan kasus anggota KPK gadungan kini dalam tahap P. 19, dimana dalam tahap ini, JPU telah memberikan petunjuk agar  penyidik Polres Fakfak dapat melakukan pemeriksaan terhadap saksi tambahan.  

Saksi tambahan yang diminta untuk periksa penyidik Polres Fakfak   yakni salah sattu oknum anggota TNI yang diduga ikut bersama anggota KPK gadungan tersebut dalam melakukan penipuan terhadap kkorbannya di Fakfak, tandas JPU, Dicky Ferdiansyah, SH kepada koran ini. 

Seperti diketahui, dalam melakukan aksinya di Fakfak tersangka KPK gadungan itu telah melakukan penipuan terhadap dua korban yang mengalami kerugian sebesar 23 juta lebih dengan rincian dari Kepala Kampung Kapurtutin di peroleh 20 juta dan dari Kepala Kampung Sakertemin diperoleh 3 juta. (ric) - 

Sumber: http://www.radarsorong.com
 
Top