Bagikan Juga!!

Umar Boiratan Ketua  HMI di dampingi aparat kepolisian Fakfak 
Fakfak-Laju diplomasi perjuangan kemerdekaan bangsa west papua di tingkat internasional telah menembus ruang ruang final yang sudah tidak terbendung lagi, menjadi ketakutan Jakarta akan terlepasnya West Papua dari Negara Kesatuan Republik Indonesia

Ketakutan inilah mendorong mahasiswa yang tergabung dalam  Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) kabupaten fakfak yang di dominasi oleh mahasiswa asal kepulauan seram melakukana aksi memperigati masuknya Papua ke dalam Negara kesatuan indonesia Fakfak 1/05/2017

Aksi ini di dahalui dengan pawai kendaraan bermotor dari sejumlah pangkalan ojek yang di bayar 50 ribu permotor mengeliligi kota fakfak dengan membawa bendera merah putih “kami di bayar 50 ribu lumayan bisa untuk uang rokok dan makan hari ini” kata Suryono yang baru saja memasukan bendera merah putih dalam job motor secara acak acakan

Ketakutan mahasiswa asal kepulauan Seram akan terlepasnya negeri yang punuh dengan susu dan madu ini sangat mendasar, di karenakan selama ini mereka mendapat beasiswa dari alokasi dana otonomi khusus 20% untuk Papua juga fasilitas pendidikan dari pemerintah kabupaten fakfak berupa asrama dan sangat membantu ketimbang di negeri mereka yang kering tandus dan tidak ada perhatian pemerintah 

Sejumlah warga yang di wawancara fakfakfastar.com  di sekitar pasar tambaruni yang menjadi tempat aksi damai bela indonesia mengatakan Peringatan 1 Mey sebagai hari masuk Papua dalam NKRI  terlalu berlebihan dan ini sebuah kesalahan yang di lakukan oleh TNI/Polri dengan mengingatkan orang asli papua fakfak akan perlawanan kemerdekaan bangsa papua yang belum berahir dan mengalami kemajuan diplomasi di tingkat Internasional

ini sebuah proses adudomba, karena mereka sedang mengigatkan orang asli fakfak bahwa perjugan kemerdekaan papua  belum berahir tegas" Mas iwan Warga transmigarasi Bomberai yang berada di pasar tambaruni menjual hasil kebunNya
Lanjut iwan  harusnya kapolres, Dandim dan pemerintah memperigati hari ini dengan kegiatan yang lebih positif dan tidak menimbulkan BOM waktu di hari hari kedepan dari sologan Papua Tanah Damai yang selalu di suarakan di atas tanah papua

Sementara itu Umar Boiratan ketua HMI cabang fakfak dalam orasinya mengatakan “Mari kitorang menghargai perjuangan para pahwalan yang telah berjuang mebebaskan Irian Barat dari tangan para penjajah, maka jangan mudah terpengaruh dengan isu-isu yang pada akhirnya merugikan rakyat papua seperti yang di mainkan Oleh kelompok KNPB dan ULMWP tegasnya"

Aksi ini berjalan dengan damai di bawa pengawalan ketat aparat gabungan TNI dan Polri , dari pantauan fakfakstar.com  tidak menemukan satupun orang asli papua fakfak yang terlibat dalam aksi bela merah putih ini (Geng Red/fakfakstar.com)

Berikut vidio yang menjadi alasan Himpunan mahasiswa Islam (HMI) menggelar aksi Bela Merah Putih


Tujuh Kepala Negara Bicara Masalah Papua dalam Sidang Umum Perserikatan Bangsa Bansa (PBB) dan Tangapan indonesia
{translate dalam bahasa indonsia


 
Top