Bagikan Juga!!

Sebagai kota bersejarah Basis Pertahanan Jepang pada Perang Dunia ke-II, membuat Distrik Kokas menjadi kawasan historis yang cukup terkenal. Tidak saja dalam kawasan lokal Kabupaten Fakfak dan Indonesia, namun dalam kawasan Asia dan Dunia pun mengakuinya. Tidak jarang hampir setiap tahunnya banyak wisatawan manca negara yang datang berkunjung ke daerah ini serta menyaksikan dari dekat panorama historis yang tersaji dihadapan mata.

Negeri yang kaya akan cerita sejarah ini pula ternyata dihuni oleh berbagai masyarakat dengan kekayaan budaya dan agamanya. Identitas agama pun terlihat melalui perhelatan Paskah yang diselenggarakan oleh Jemaat GPI Papua Bethel Kokas. Jemaat yang hanya terdiri dari + 7 KK ini pun tidak mau ketinggalan melakukan berbagai kegiatan-kegiatan menyambut Fajar Paskah. Dengan melibatkan anak-anak Sekolah Minggu dan Pemuda serta seluruh warga Jemaat, terlibat dalam kegiatan di maksud antara lain: lomba gigit sendok, makan kerupuk, nonton bareng dan diskusi bersama.

Tepat pukul 05.00 subuh, kegiatan ceremonial pun dihentikan dan dilanjutkan dengan ibadah Fajar paskah yang di pimpin oleh Ibu Pendeta. A. Rumatora, S.Th. Dalam khotbahnya yang di ambil dari Lukas 24 : 1-12 Pdt. Ado (sapaan karibnya) mengatakan bahwa ”Yesus begitu mengasihi manusia dengan berbagai latar belakang kehidupan kita, sehingga tidak ada perbedaan status sosial kita yang dilihat-Nya. Ia datang berempati dan simpati dengan manusia. Ada kekejutan yang kerap Tuhan berikan dalam kehidupan kita manusia baik itu suka maupun duka yang sering dialami namun semuanya mesti disyukuri sebagai sebuah keindahan kehidupan ini”.  

Diakhir khotbahnya Pdt. Ado berharap agar Jemaat GPI Bethel Kokas senantiasa mewujudkan kasih Kristus dalam kehidupan keseharian mereka dengan wujud mensyukuri segala Berkat dan Anugerah yang dirasakan oleh jemaat. Serta clossing statementnya dengan Ucapan Selamat Merayakan Paskah Kristus 2017. (DenZ)
 
Top