Bagikan Juga!!



Masyarakat Fakfak saat ini tengah disibukan dengan program yang sementara diluncurkan oleh Bupati Fakfak yang di sapa “Kaka Mocha” yaitu Gerakan Membangun Kampung Bercahaya (Gerbang Kaca). Harapan yang ingin dicapai dari desaign program ini adalah menciptakan kesejahteraan serta keadilan sosial bagi seluruh masyarakat di Kabupaten Fakfak, sehingga tidak terjadi kesenjangan dalam berbagai aspek antara masyarakat yang tinggal di perkampungan dan masyarakat yang tinggal di pusat perkotaan Kabupaten Fakfak. 

Demi mewujudkan keadilan masyarakat, maka Pemerintah Kabupaten Fakfak dalam Dokumen Visi Pembangunan Daerah Kabupaten Fakfak Tahun 2016-2021, memberikan focus program Gerbang Kaca yang merupakan gerakan bersama meliputi: 1) gerakan pendataan melalui pembuatan profil kampung, 2) gerakan perencanaan melalui masterplan skenario kampung, 3) gerakan penganggaran melalui proses pengawalan anggaran, 4) gerakan pelaksanaan melalui implementasi program kampung binaan, dan 5) pertanggungjawaban bersama melalui dampak kegiatan lewat pendekatan realistis, komprehensif, dan final.

Namun program yang akan berjalan ini diharapkan dapat memberikan perubahan bagi masyarakat. fakta yang tak terbantahkan yaitu adanya data kemiskinan yang dirilis oleh Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan Universitas Gadjah Mada dimana terdapat 3.902 rumah tangga yang dikategorikan miskin atau sebesar 28,7 persen dengan perhitungan garis kemiskinan Rp465.564 per kapita per bulan.

Persentase rumah tangga miskin yang cukup tinggi ada di kampung-kampung, khususnya di Distrik Kokas (40,5 persen), Distrik Kramongmongga (39,3 persen), dan Distrik Teluk Patipi (39,2 persen). Hanya sedikit yang berada di wilayah perkotaan seperti Fakfak Kota (23,7 persen) serta yang berada pula di distrik Bomberay (17 persen). 

Selain itu masih tingginya tingkat pengangguran di Kabupaten Fakfak, menurut Data Survey Lembaga Corps Government Civil Society yang disingkat CGCS Desember 2015 memperlihatkan Fakfak menempati urutan ke tiga (III) angka pengangguran tertinggi Se-Papua Barat dengan presentase 53,08 % sementara secara Nasional, Fakfak berada pada urutan ke lima (V) . selain itu pula diprediksikan dalam 3 tahun ke depan angka ini akan terus meningkat tajam. 

Harapannya program Gerbang Kaca ala Kaka Mocha ini mampu menjadi solusi ampuh bagi masyarakat Fakfak, akan tetapi jika program ini tidak mampu memberikan solusi terhadap berbagai polemic kemiskinan dan pengangguran maka sudah barang tentu perlu adanya evaluasi bersama dalam menyikapi ini. Mengingat dari aspek politik masih terdapat luka sakit hati dari sebagaian besar masyarakat Fakfak yang merasa telah dibohongi serta dapat menimbulkan efek yang fatal terhadap kinerja pemerintah. Hal ini laksana “sudah jatuh, tertimpa tangga terantuk batu, tatindis pala 1 karung lagi”. (Kamrad D).
 
Top